Laporan Akhir Skema Penelitian Dasar Dana Hibah Internal T/A 2022-2023 : Pengembangan Kuliner Tradisional Khas Dayak Sebagai Brand Identity Destinasi Pariwisata Di Kalimantan Tengah

Mau, Daniel Pandu (2023) Laporan Akhir Skema Penelitian Dasar Dana Hibah Internal T/A 2022-2023 : Pengembangan Kuliner Tradisional Khas Dayak Sebagai Brand Identity Destinasi Pariwisata Di Kalimantan Tengah. Project Report. AKADEMI SAGES, SURABAYA.

[thumbnail of PENGEMBANGAN KULINER KHAS DAYAK SEBAGAI BRAND IDENTITY DESTINASI WISATA DI KALIMANTAN TENGAH.pdf] Text
PENGEMBANGAN KULINER KHAS DAYAK SEBAGAI BRAND IDENTITY DESTINASI WISATA DI KALIMANTAN TENGAH.pdf

Download (1MB)

Abstract

Sebagai salah satu destinasi pariwisata yang kaya akan potensi wisatanya,
Kalimantan Tengah diharuskan untuk mampu meningkatkan branding-nya di
tengah persaingan yang kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
ragam kuliner tradisional khas Dayak-Kalimantan Tengah, serta perannya dalam
membentuk destination brand identity sebagai aspek penting strategi branding
destinasi pariwisatanya. Metode deskriptif kualitatif digunakan melalui pendekatan
studi kasus terhadap destinasi pariwisatanya untuk mencapai tujuan penelitian. Data
dikumpulkan menggunakan teknik triangulasi, yaitu penggabungan data observasi,
wawancara dengan para stakeholders sebagai informan, dan dokumentasi. Hasil
pengumpulan data kemudian dianalisis menggunakan teknik interaktif (interactive
model), yaitu data collection, condensation, display, dan conclusion
(drawing/verifying). Hasil menunjukkan bahwa Kalimantan Tengah memiliki
ragam kuliner tradisional khas Dayak yang unik, berbeda, dan bernilai jual, seperti
Juhu Umbut-umbutan, Kalumpa/Karuang, dan aneka jenis fermentasi (Tampuyak,
Wadi, Cempedak, dsb.). Bahkan proses pengadaan bahan bakunya, pengolahan,
penyimpanan, hingga penyajian dilakukan secara tradisional, dan masih
dipraktikkan hingga saat ini karena bersumber dari nilai-nilai kearifan lokal yang
dianut masyarakatnya. Unsur diferensiasi dan keunikan yang dimiliki dapat
dimanfaatkan sebagai Unique Selling Point (USP) untuk membentuk destination
brand identity yang kuat sehingga dapat menciptakan destination brand image yang
positif dan khas di benak wisatawan. Diferensiasi yang dimiliki akan membentuk
destination image yang kuat sehingga diharapkan mampu bersaing dengan destinasi
lainnya. Pemanfaatan ragam kuliner tradisional tersebut dapat dijadikan sebagai
aset pengembangan wisata kuliner dan juga sebagai salah satu ”senjata” dalam
memperkenalkan kebudayaan dan branding destinasi pariwisata Kalimantan
Tengah.

Kata kunci: branding destinasi; dayak; kalimantan tengah; kuliner tradisional;
tampuyak; wadI

Item Type: Monograph (Project Report)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Q Science > QE Geology
Divisions: Perpustakaan > Laporan Penelitian
Depositing User: Sages Library
Date Deposited: 01 Apr 2024 08:03
Last Modified: 28 Oct 2024 09:20
URI: http://repository.sages.ac.id/id/eprint/145

Actions (login required)

View Item
View Item