Laporan Final Project - Analisis Preferensi Konsumen Terhadap Produk Kuliner Inovatif Pada Cafe di Kota Surabaya

Sebastian, Michael Kevin (2025) Laporan Final Project - Analisis Preferensi Konsumen Terhadap Produk Kuliner Inovatif Pada Cafe di Kota Surabaya. Diploma thesis, AKADEMI SAGES.

[thumbnail of HalamanJudul.pdf] Text
HalamanJudul.pdf

Download (897kB)
[thumbnail of Daftarisi.pdf] Text
Daftarisi.pdf

Download (268kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

Download (374kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (486kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (857kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (586kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (115kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf

Download (965kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi konsumen terhadap produk kuliner inovatif pada cafe di Kota Surabaya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 97 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden adalah perempuan sebanyak 60 orang (61,1%), sedangkan laki-laki sebanyak 37 orang (38,9%). Berdasarkan usia, responden didominasi oleh kelompok usia di atas 45 tahun sebanyak 50 orang (50,5%), disusul kelompok usia 17–25 tahun sebanyak 28 orang (29,5%), kelompok usia 35–45 tahun sebanyak 13 orang (13,7%), usia 26, 35 tahun sebanyak 5 orang (5,3%), dan sisanya 1 orang (1,1%) berusia di bawah 17 tahun. Analisis deskriptif menunjukkan bahwa sebagian besar indikator memiliki rata-rata di atas 4 pada skala Likert 1–5, yang menandakan tingkat ketertarikan yang tinggi terhadap inovasi kuliner. Indikator dengan skor tertinggi adalah “Rasa tetap menjadi faktor utama meskipun tampilannya inovatif” (mean 4,58), diikuti oleh “Harga produk inovatif di cafe harus sebanding dengan kualitasnya” (mean 4,49), dan “Lokasi dan suasana cafe juga memengaruhi saya dalam memilih tempat makan” (mean 4,26). Sebaliknya, indikator dengan nilai terendah adalah “Saya sering membagikan pengalaman mencoba makanan inovatif di media sosial” (mean 3,23). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa konsumen di Surabaya sangat mengapresiasi inovasi kuliner pada cafe, namun tetap menjadikan kualitas rasa sebagai faktor utama, disertai pertimbangan harga yang sepadan dengan kualitas serta suasana cafe. Generasi muda lebih sering berkunjung dan aktif membagikan pengalaman kuliner, sedangkan generasi dewasa lebih selektif namun tetap memiliki minat tinggi terhadap inovasi. Oleh karena itu, strategi pengembangan cafe perlu menyeimbangkan inovasi menu dengan cita rasa, value for money, dan pengalaman cafe yang nyaman untuk menarik konsumen lintas usia serta membangun loyalitas jangka panjang.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Cafe; Preferensi Konsumen; Produk Kuliner Inovatif; Strategi Inovasi; Surabaya
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce
Divisions: Program Studi > D3 Seni Kuliner > Tugas Akhir
Depositing User: Sages Library
Date Deposited: 24 Apr 2026 03:26
Last Modified: 24 Apr 2026 03:26
URI: http://repository.sages.ac.id/id/eprint/353

Actions (login required)

View Item
View Item